Sabtu, 12 Desember 2015

Filled Under:

Penghijauan DI Wilayah Kelud

Green

Ekspedisi Kelud Kediri dimulai. Tadi malam, tim ekspedisi sudah bermalam di lokasi gunung berapi yang dulu dikenal dengan nama Kampung tersebut. Mereka terdiri dari tim inti wartawan koran ini didukung personel dari PT Gudang Garam (GG) Tbk, Perum Perhutani, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, serta para aktivis dan pencinta lingkungan. Total berjumlah sekitar 50 orang.

Pagi tadi, sekitar pukul 05.00, mereka mengawali rangkaian ekspedisi lingkungan dan budaya ini dengan menjelajah rute menuju kawah yang terbentuk kembali pasca-letusan 14 Februari 2014. ”Kita akan menyusuri rute dengan berjalan kaki,” ujar M. Arif Hanafi, ketua Tim Ekspedisi Kelud Jawa Pos Radar Kediri.

Sambil memetakan dan membuat catatan-catatan jurnalistik tentang kondisi lingkungan sekitar, tim ekspedisi yang didukung penuh oleh PT Gudang Garam Tbk, Perhutani, dan Dishutbun ini akan menebar benih di sepanjang rute yang dilalui. Pekan lalu, Perhutani sudah menyiapkan 75 ribu benih kaliandra dan sengon buto yang siap ditebar untuk menghijaukan kembali kawasan Kelud.

”Tim ekspedisi kita bekali gejik dan kantong berisi benih untuk ditebar di sepanjang rute,” ujar Adm Perum Perhutani Kediri Maman Rosmantika. Ia menurunkan delapan personelnya untuk ikut menyusuri jalan menuju kawah yang kini mulai berisi air kembali.

Mengiringi perjalanan tim ekspedisi yang menyusuri kawah di puncak Kelud, sekitar pukul 07.00 akan dilakukan penanaman bibit untuk mengawali rangkaian Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Kediri.

Lokasinya di sekitar areal parkir atas kawasan wisata Kelud yang menjadi tempat bermalam sekaligus tempat pemberangkatan tim ekspedisi sebelumnya. ”Sudah kami siapkan coklakan dan bibitnya,” ujar Kepala Dishutbun Kabupaten Kediri Sugeng Waluyo.

Penanaman akan diikuti oleh sejumlah pejabat. Termasuk, para pendukung Ekspedisi Kelud Jawa Pos Radar Kediri. Selain dari dishutbun sendiri, mereka antara lain dari PT Gudang Garam Tbk, Perhutani, PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, PG Meritjan, Daihatsu Kediri, UN PGRI Kediri, dan STAIN Kediri.

Ratusan pelajar SMP dan SMA/setingkat di Kabupaten Kediri juga akan ikut memeriahkannya. Mereka menjadi peserta lomba fotografi dan blog bertema Hijaukan Negeri. Objeknya tentang penghijauan, ekspedisi, dan panorama Kelud.

Lomba ini digelar oleh Dishutbun Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri. “Hadiah akan diserahkan pada puncak HMPI di Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo,” terang Antuji H. Masroh, panitia dari Jawa Pos Radar Kediri. Sebagai event tambahan, mereka juga akan mengikuti lomba foto Daihatsu Tangguh yang pemenangnya akan diumumkan menyusul. Untuk diketahui, Ekspedisi Kelud Jawa Pos Radar Kediri merupakan ekspedisi jurnalistik. Diawali dengan penelusuran kawah pascaerupsi, tim koran ini akan membuat catatan-catatan jurnalistik tentang kondisi lingkungan, kekayaan alam, serta kekayaan sosial budaya di sekitar gunung purba tersebut. Hasilnya akan diturunkan berseri di koran ini.

Unknown

Author & Editor

Gurnesa Go Green

0 komentar:

Posting Komentar

 

Go Green! Green Goes to Everything

Copyright © CINTAI ALAM™ is a registered trademark.
Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.